“Strategi Kepemimpinan untuk Memenangkan 2026″ – Penulis DENNY, CRBD
Strategi Penghimpunan Dana – Memperkuat Likuiditas BPR
Setelah belasan tahun berada dalam lingkungan BPR, saya belajar satu hal: kredit boleh bagus, tapi kalau funding lemah, BPR akan tersedak sendiri. Likuiditas adalah napas BPR. Tanpa strategi funding yang solid, pertumbuhan hanya mimpi di siang bolong.

– Diversifikasi Sumber Dana –
Jangan taruh semua telur di satu keranjang. Anggap saja ada sebuah BPR yang 80% dananya dari deposito bulk nasabah korporasi. Begitu nasabah itu tarik dana, BPR langsung kolaps likuiditasnya. Ini bunuh diri terencana.
Bangun komposisi dana yang sehat: tabungan 30-40%, deposito 50-60%, modal sendiri sisanya. Tabungan itu sticky, orang jarang pindah. Deposito memberi margin lebih baik tapi volatile. Jangan lupa pinjaman antar bank atau linkage program dengan bank besar sebagai backup. Punya opsi itu penting saat market ketat.
– Strategi Pricing yang Kompetitif –
Pricing itu seni, bukan cuma asal kasih bunga tinggi. Saya sering bilang ke beberapa kolega: “Pak, bunga tertinggi belum tentu menang.” Kenapa? Karena nasabah cerdas. Mereka lihat reputasi, kemudahan akses, kualitas layanan.
Lakukan benchmarking setiap bulan. Lihat kompetitor utama di wilayah operasi Anda. Posisikan diri Anda: mau jadi price leader atau quality leader? Kalau quality leader, bunga boleh sedikit di bawah, tapi service harus di atas. Jangan lupa hitung cost of fund dan spread Anda. Jangan sampai funding mahal tapi margin kredit tipis.
– Membangun Loyalitas Nasabah Funding –
Loyalitas tidak dibeli dengan bunga tinggi. Loyalitas dibangun dengan relationship. Account officer funding Anda harus tahu ulang tahun nasabah, tahu bisnis mereka, bahkan tahu keluarga mereka. Program reward itu penting, tapi jangan murahan. Buat tiering nasabah: silver, gold, platinum. Masing-masing dapat benefit berbeda. Platinum mungkin dapat priority service, preferential rate, atau akses exclusive. Komunikasi rutin lewat WhatsApp, telepon, atau kunjungan. Jangan tunggu nasabah komplain baru dihubungi.
– Digital Channel untuk Penghimpunan Dana –
Tahun 2026, kalau BPR belum punya mobile banking atau internet banking yang mumpuni, Anda akan ketinggalan kereta. Gen Z dan milenial tidak suka ke kantor. Mereka mau buka deposito dari rumah, cek saldo dari handphone, transfer kapan saja. Investasi di core banking yang support digital. Pastikan UI/UX aplikasi Anda user friendly. Jangan sampai nasabah bingung cara pakainya. Security harus ketat, tapi prosesnya tetap simple. One-click untuk cek saldo, dua-click untuk transfer. Digital bukan pengganti human touch, tapi pelengkap. High value customer tetap perlu face-to-face. Tapi untuk transaksi rutin, biarkan teknologi bekerja.
Likuiditas kuat adalah freedom untuk tumbuh.
Nara sumber : DENNY, CRBD -Certified BPR Director | ISO 9001 & 27001 Certified | AAJI Certified | Expert in Credit, Collection, & Operational Excellence Strategy | Skilled in SOP, KPI & Audit | Project-Driven Leader with Strong IT & Compliance. (BizGrow Solution)
#FundingStrategy#LikuiditasBPR#ManajemenDana#DigitalBanking#CustomerLoyalty#PerbankanRakyat#StrategiPenghimpunanDana#BPRBerkembang

